TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bersua bersama rekan-rekan media yang ada di Tanjung Selor, Ibu Kota Kaltara, Selasa (30/9/2025).
Pertemuan ini perdana usai dirinya dilantik dan resmi menjabat sebagai Kapolda Kaltara pada Agustus 2025 lalu. Pada kesempatan itu, Kapolda Kaltara menyampaikan sejumlah harapan kepada media, yang pada prinsipnya berharap dapat menyampaikan dan menyebarkan informasi sesuai dengan fakta dan akurat dari lapangan.
“Kita ingin informasi yang dikonsumsi oleh masyarakat itu benar-benar akurat dan sesuai faktanya,” ucap Kapolda.
Kemudian, melihat dinamika situasi keamanan dan kondusifitas wilayah Kaltara, Kapolda berharap ada dukungan dan peran media dalam mendukung melalui peran dan fungsinya. Kemudian, persoalan penyalagunaan narkotika menjadi persoalan serius yang menjadi fokus pemberatantasan selama menjabat.
“Perang terhadap penyalagunaan narkotika termasuk kepada anggota kami, kalaupun masih ada yang bermain baik langsung maupun tidak langsung, maka sanksinya saya tegas yakni Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Kapolda.
“Saya tidak memandang siapapun, karena ini merupakan perintah pimpinan kita. Program yang sudah dilakukan oleh Kapolda Kaltara sebelumnya sangat luar biasa, dengan mendirikan kampung bebas narkoba di Slumit Pantai. Itu saya sangat apresiasi dan dari kampung narkoba menjadi kampung bebas narkoba,” ujar Kapolda.
Ia mengajak semua pihak untuk membantu kinerja kepolisian dalam memerangi penyalagunaan narkotika. Dengan kekurangan personel yang ada, kepolisian tidak bisa bergerak sendiri dalam mengatasi beragam masalah di Kaltara, oleh karena itu diperlukan dukungan semua pihak guna mewujudkan Kaltara yang aman, damai dan kondusif.(*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


