TANJUNG SELOR – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor. Ribuan jamaah dari berbagai kalangan hadir memenuhi masjid, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pelajar dan mahasiswa. Kegiatan Tabligh Akbar ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bulungan, anggota DPRD, serta perwakilan Kementerian Agama.
Acara yang digelar penuh kekhidmatan ini menghadirkan penceramah KH Muhammad Jailani Mawardi, pengasuh Pondok Pesantren Syekh Muhammad Ansyad Al-Banjari Balikpapan. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah, kata beliau, adalah figur yang paripurna: seorang pemimpin yang adil dan bijaksana, seorang suami yang penuh kasih sayang, ayah yang penyabar, serta sahabat yang setia dan rendah hati. Bupati Bulungan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, tabligh akbar semacam ini bukan hanya menjadi sarana memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan umat dan memperkuat keimanan masyarakat.
“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul bersama untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bagian dari pembangunan spiritual masyarakat Bulungan. Semangat kebersamaan ini harus terus kita jaga, apalagi kondisi daerah kita saat ini tetap kondusif berkat kekompakan semua pihak,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga semangat Merudung Pebatun de Benuanta, yakni bersama-sama membangun Kabupaten Bulungan yang dicintai. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW bisa menjadi landasan dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun bermasyarakat.
“Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam setiap aspek kehidupan. Jika nilai-nilai itu benar-benar kita amalkan, insyaAllah kehidupan kita lebih berkah, masyarakat lebih damai, dan pembangunan daerah pun berjalan dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan tabligh akbar ini juga diwarnai dengan lantunan shalawat serta doa bersama yang dipimpin para ulama. Suasana religius semakin terasa ketika jamaah bersama-sama mengumandangkan salawat sebagai bentuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


