spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wujudkan Pemilu Inklusif, Bawaslu Tarakan Bekali Panwascam Cara Mengelola Medsos yang Menarik

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengadakan kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) bertemakan “Revitalisasi Fungsi Humas dalam Mewujudkan Pemilu 2024 yang Inklusif” di Hotel Lotus Tarakan, Selasa (14/11/2023). Kegiatan ini mengundang Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kota Tarakan serta Perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tarakan.

Anggota Bawaslu Tarakan Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Muhammad Saifullah mengatakan, kegiatan ini bertujuan merevitalisasi fungsi humas untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang inklusif. Kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada Panwascam tentang cara membuat dan mengelola media sosial (Medsos) yang menarik serta edukatif. Harapannya penyajian informasi lebih mudah diterima oleh seluruh kalangan masyarakat.

“Materi disampaikan oleh Fahmi Umar dan A. Yusril selaku staf dari Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Saifullah di Tarakan, Selasa (14/11/2023).

Saifullah menyebut Bawaslu Kota Tarakan ingin menggiatkan kembali kerja-kerja kehumasan untuk menyampaikan informasi kepada seluruh elemen masyarakat. Sehingga seluruh informasi penting dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat tersampaikan kepada semua pihak.

Baca Juga:   Sosialisasi Pemilih Pemula, KPU Nobar Film 'Kejarlah Janji' di Pesantren Daarul Ilmi Tarakan

Sejumlah atensi pun disampaikan kepada seluruh Panwascam se-Kota Tarakan, yakni meminta mereka untuk lebih memaksimalkan media sosial dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Kemudian menyusun langkah strategis seperti rencana publikasi informasi penting, mekanisme pengelolaan media sosial lembaga. Serta yang tak kalah penting adalah peningkatan kapasitas terkait pembuatan konten yang lebih menarik.

Dia berharap pasca pelaksanaan kegiatan ini, Bawaslu Kota Tarakan bersama Panwascam dapat bersinergi menyampaikan informasi kepemiluan dengan masif dan edukatif. Selain itu, informasi yang disampaikan dapat menjangkau seluruh masyarakat.

“Sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, mencegah terjadinya pelanggaran pemilu dan akhir Pemilu serentak 2024 dapat terselenggara dengan baik, aman, lancar, dan berkualitas,” pungkasnya. (tin)

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER