spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Unit PMK Bulungan Perlu Ditambah

TANJUNG SELOR – Usulan untuk peremajaan atau penambahan unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Bulungan, hingga saat ini belum direalisasikan.

Pasalnya, usulan itu telah beberapa kali disampaikan ke pemerintah daerah, namun karena keterbatasan anggaran sehingga usulan tersebut belum bisa diimplementasikan. Beberapa yang beroperasi saat ini, kondisinya tidak lagi prima serta perlu perbaikan.

“Kalau kita, inginnya dilakukan perbaikan. Terhadap kendaraan yang ada saat ini, mengingat usianya saat ini telah memasuki 15-20 tahun. Usianya tidak lagi, sehingga perlu adanya pemeliharaan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran, M Amin Wiryono.

Dia menambahkan, meskipun saat ini armada yang ada tetap digunakan, namun tidak menutup kemungkinan performanya kurang dibandingkan dengan yang masih kategori prima.

“Kendaraan lama ini, tidak bisa kita paksakan untuk meningkatkan performanya. Karena dari sisi usia memang sudah tua,” imbuhnya.

Adapun, untuk jumlah yang ada saat ini, PMK Bulungan sediakan 10 unit. Semuanya tetap beroperasi meskipun rerata performanya tidak semaksimal kendaraan yang baru.

Berbicara soal ketercukupan armada PMK Bulungan, sambung dia dengan akses geografis dan kebutuhan tentu belum tergolong mempuni. Tentunya jumlah itu masih sangat kurang, karena kalau berbicara ideal mestinya satu unit bisa melayani enam sampai tujuh orang.

Baca Juga:   Pengerjaan Fisik Kebun Raya Capai 80 Persen

“Yang kita punya saat ini ada 10 armada, kalau dikalikan satu armada, melalyani 7 orang, dengan armada yang ada saat ini, baru bisa layani 70 orang. Kemudian dikalikan dengan jumlah shif, itulah kebutuhan dalam satu kantor,” jelasnya.

Dia menyebut, kebutuhan mobil PMK Bulungan saat ini dengan jenis tangki. Artinya, pada saat kebakaran water truk itu hanya posisi pada titik api. Sedangkan mobil tangki yang suplai memberikan air dan jangan sampai putus, sementara yang ada saat ini, begitu air satu truk habis. Agak sulit keluar, apalagi ketika kebakaran pada areal yang aksesnya sempit.

“Mobil tangki yang kita punya saat ini baru ada tiga unit, dua unitnya ada di Kecamatan Tanjung Palas, kita back-up dulu di sana, karena itu masih masuk dalam wilayah kerja kita,” terangnya.

Wilayah kecamatan Tanjung Selor, saat ini, masih mencakup wilayah kerja Tanjung Palas. Pada prinsipnya, selagi itu bisa dilewati penanganan kebakaran saling membackup.

Dari 10 Kecamatan di Bulungan, belum sepenuhnya memiliki armada. Kecamatan yang telah disediakan armada seperti di Kecamatan Bunyu dan Tanjung Palas.

Baca Juga:   Babul Salam Divonis 3 Bulan Penjara, Penasehat Hukum Ajukan Banding ke PT Kaltara

“Selebihnya masih kosong, dan kita usulkan semoga setiap kecamatan di Bulungan disediakan armada PMK,” harapnya.

Jika dikatakan ideal, mestinya setiap satu Kecamatan harus ada Mobil PMK. Namun, untuk di Bulungan masih sangat jauh dari kata ideal. Apalagi, saat ini belum ada mobil pemadam yang sifatnya mobile.

“Kalau usulan, setiap tahun kita suarakan. Soal penambahan unit mobil PMK. Namun, hingga saat ini masih nihil dari kata realisasi,” pungkasnya. (tin/and)

Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER