spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Legislatif Harap Ada Solusi, Eksekutif Akan Koordinasi Soal Keluhan di RSUD dr Soemarno Sosroadmotjo

TANJUNG SELOR – Banyaknya keluhan yang disampaikan oleh masyarakat mengenai layanan poli gigi dan mulut di RSUD dr Soemarno Sosroadmotjo Tanjung Selor membuat Bupati Bulungan, Syarwani angkat bicara.

Soal keluhan yang diutarakan oleh masyarakat, kedepan akan evaluasi kembali layanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit, termasuk nanti akan berkoordinasi dengan Direktur RSUD.

“Soal itu nanti saya koordinasi dengan Dokter Widodo. Apa kendalanya, sehingga pelayanan pada poli gigi dan mulut di batasi,” ucap Syarwani, saat disua oleh wartawan, Rabu (16/8/2023).

Ia menuturkan, memang masih ada yang perlu di benahi, pada poli yang sering menjadi keluhan dan masukan dari masyarakat. Termasuk akan dibenahi apa yang menjadi keluhan masyarakat harus dilakukan perbaikan dan peningkatan layanan. Termasuk perlu adanya dokter bedah gigi, sehingga pasien yang membutuhkan pelayanan tidak lagi harus merujuk ke rumah sakit lain.

“Iya termasuk itu, harus benahi nnti saya koordinasi dengan dokter Widodo,” tukasnya.

Sementara Direktur RSUD dr Soemarno Sosroadmotjo, Tanjung Selor dokter Widodo melalui pesan singkat WhatsApp pribadinya menuturkan akan melakukan pembenahan dan perbaikan pada fasilitas pelayanan yang dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga:   Ketua DPRD Kaltara Sambut Positif Sosialisasi KPK soal Pencegahan Korupsi

“Terimakasih atas saran dan masukannya. InsyaAllah akan kita perbaiki,” bebernya.

Menyoal belum adanya poli bedah gigi di RSUD Tanjung Selor, kata dia untuk perawatnya saat ini tengah mengikuti pendidikan. “Masih pendidikan belum selesai,” singkatnya.

Sementara itu, ketua DPRD Bulungan Kilat menambahkan pelayanan fasilitas publik yang maksimal merupakan representasi kinerja pemerintah daerah. Karena, masyarakat akan menilai. Memang, kalau sektor kesehatan ini menjadi buruan masyarakat. Apalagi,urusan sakit bukan sesuatu hal yang diminta-minta.

“Kita menyarankan, kalau bisa ditingkatkan, iya dilaksanakan. Terus sampaikan informasi yang dapat diterima oleh masyarakat jika layanan yang ada masih terbatas. Sehingga tidak menimbulkan mis komunikasi,” ujarnya.

Disisi lain, dewan mendorong pemerintah untuk memperhatikan sektor kesehatan di kabupaten Bulungan. Mestinya, apa yang masih kurang saat ini diprioritaskan sehingga tidak menimbulkan kesulitan dan keresahan di tengah masyarakat. “Kita berharap ada solusi atas setiap persoalan yang ada,” pungkasnya. (tin/and)

Reporter: Martinus Nampur, Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER