spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Harga Sejumlah Bapokting di Pasar Induk Bulungan Meroket

TANJUNG SELOR – Harga beberapa bahan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, kembali meroket. Beberapa komoditas seperti beras, cabai rawit, tomat, sayur kol dan telur mengalami kenaikan harga, sementara dua komoditas lainnya yakni bawang merah dan bawang putih, mengalami penurunan harga. Harga bawang merah turun dari Rp 48 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Sementara, harga bawang putih turun dari Rp 45 menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Arfah salah seorang pedagang Pasar Induk menyampaikan beberapa komoditas sayur, seperti cabai rawit, mengalami kenaikan harga sebesar Rp 60 ribu.

“Iya, kenaikan ini terjadi sudah sepekan terakhir,” ujarnya.

Harga cabai rawit naik dari Rp 60 ribu menjadi Rp 120 ribu per kilogram. Demikian pula, harga tomat naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 35 ribu per  kilogram. Sementara sayur kol naik dari Rp 15 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Dia mengatakan,  penyebab kenaikan sejumlah bahan pokok tersebut belum diketahui. Yang jelas, pihaknya menjual disesuaikan dari harga awal dari pedagang.

Baca Juga:   Bupati Syarwani: Perluas Kawasan Pertanian lewat Peningkatan Jalan Usaha Tani

Dia menambahkan, kenaikan harga tersebut tidak berdampak signifikan terhadap pembeli, meskipun kuantitas pembelian menurun.

Terpisah, Alfian seorang penjual sembako di pasar induk mengungkapkan adanya kenaikan harga telur sebesar Rp 10 ribu per piring. Sehingga dalam satu ikat berisi 5 piring dirinya menjual seharga Rp 300 ribu.

Kenaikan harga beras juga signifikan, di mana setiap jenis beras ukuran 20 kilo mengalami lonjakan sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu. Salah satu pedagang sembako di pasar induk menjelaskan bahwa harga beras merek Restoran sekarang Rp 320 ribu, sedangkan harga beras merek Mawar naik dari Rp 280 ribu menjadi Rp 300 ribu.

Sedangkan, dari pantauan media ini untuk harga komoditas jenis daging di pasar Induk masih dalam kategori stabil. Harga masih terjual Rp 53 ribu per kilogram. (tin/and)

Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER