spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cegah Peredaran Narkotika, BNNP Lakukan Test Urine Terhadap Pelajar

TANJUNG SELOR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara menggelar tes urine bagi murid di enam sekolah menengah kejuruan dan sekolah menengah atas di Tanjung Selor, Kaltara.

Tujuan dari tes urine ini, sebagai bentuk deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Kepada wartawan, Kabid Rehabilitasi BNNP Kaltara, Tulus, mengatakan bahwa tes urine dilakukan dalam periode 20-22 Februari. Enam sekolah yang terlibat dalam tes urine ini adalah SMKN 1 dan SMAN 1 Tanjung Palas, SMA Agape dan SMAN Tanjung Selor, serta SMKN 1 dan SMKN 2 Tanjung Selor.

Tes urine yang dilakukan oleh BNNP Kaltara, masih belum menemukan yang terdeteksi sebagai penyalahguna narkoba.

“Belum ada yang terdeteksi positif penyalahgunaan narkoba, dan kalaupun ada pasti akan dilakukan rehabilitasi,” ucapnya.

Pada SMA Agape, pelaksanaan tes urine melibatkan seluruh siswa kecuali mereka yang tidak hadir. Jumlah murid yang diikutkan dalam tes urine tersebut bervariasi. Kalau di sekolah lain muridnya banyak, hanya saja alatnya terbatas.

Baca Juga:   Persiapan Angkutan Lebaran, Dishub Kaltara Gelar Inspeksi Keselamatan Bus Damri

Deteksi dini penyalahgunaan narkoba, merupakan inisiatif dari BNNP Kaltara dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara yang dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAN) Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Pasalnya, ada sekitar 400 murid yang dites, dengan minimal 100 orang di setiap sekolah. Kegiatan tes urine di sekolah ini merupakan langkah awal untuk mendeteksi dini dan memberikan penanganan sesegera mungkin dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Selain menjadi tanggung jawab pihak sekolah, hal ini juga menjadi tanggung jawab bagi setiap orang untuk memberikan edukasi tentang bahaya serta dampak penyalahgunaan narkoba pada masa depan,” terangnya.

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar menjadi sebuah masalah yang seringkali mengkhawatirkan para orang tua juga masyarakat umumnya.

“Pencegahan dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda,” tandasnya. (tin/and)

Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER