spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

2.728 Bilik Suara Tiba di Tarakan

TARAKAN – Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berupa bilik suara berjumlah 2.782 tiba di Kota Tarakan. Bilik suara tersebut dibawa dari Pelabuhan Malundung menuju ke gudang logistik yang terletak di Mall Pelayanan Publik Jalan Mulawarman, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan, Senin (30/10/2023).

Diketahui, bilik suara itu dibawa menggunakan jalur laut  menggunakan Kapal Kontainer Armada Sejati dan sandar di Pelabuhan Malundung Tarakan Sabtu, 28 Oktober 2023.  Namun, baru bisa di pindahkan ke gudang penyimpanan logistik Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari ini setelah melalui beberapa proses pemindahan. Dalam pemindahan logistik tersebut Ketua KPU Tarakan, Nasruddin turun langsung mengawal dan melihat proses pemindahan bilik suara.

“KPU sudah melakukan pengadaan tahap pertama. Tahap pertama, ada empat jenis logistik yakni kotak suara, bilik suara, tinta dan segel. Itu sudah di proses, saat ini proses distribusikan ke kabupaten atau kota masing-masing dan hari ini kita sudah menerima bilik suaranya,” ucap Nasaruddin di Tarakan, Senin (30/10/2023).

Baca Juga:   Fakta Gagalnya Penyelundupan Sabu Seberat 15,3 Kg dari Malaysia

Bilik suara ini, kata dia, dikirim melalui jalur laut dari Sidoarjo, Jawa Timur. Semua logistik pemilu yang akan digunakan di tempatkan di Gudang Mall Pelayanan Publik Kota Tarakan.

Nasruddin mengungkap sebelumnya gudang logistik direncanakan akan ditempatkan di Graha KNPI Tarakan. Namun setelah melalui beberapa pertimbangan dari Polres Tarakan  logistik dipindahkan ke Mall Pelayanan Publik. Hal ini terjadi karena Graha KNPI tidak kondusif serta kondisinya sangat ramai.

Terkait jumlah bilik suara yang tiba di Tarakan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan yang akan digunakan pada Pemilu 2024 mendatang yaitu berjumlah 2.728 unit. Jumlah ini, kata Nasruddin, sudah termasuk bilik suara cadangan.

Setelah dikoordinasikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, akhirnya pihak KPU diberikan tempat di gedung Mall Pelayanan Publik. Pemindahan lokasi penyimpanan tersebut pun sudah disepakati oleh pihak Polres Tarakan. “Dari sisi keamanan, disini relatif terjaga. Ada pagar, akses keluar masuknya orang bisa terkontrol,” jelasnya.

Selain Nasruddin, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), sekaligus Koordiv Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, Pelatihan, Data dan Informasi, Riswanto pun turut hadir dalam pengawasan logistik Pemilu tersebut.

Baca Juga:   PSDK Tarakan Gelar Rakor Sinergitas Penegakan Hukum untuk Tangani Masalah di Perairan

Dia menjelaskan logistik pemilu merupakan salah satu rangkaian pengawasan pihak Bawaslu. Adapun pengawasan tersebut sekaligus memastikan bahwa lokasi tempat penyimpanan apakah sudah memadai atau tidak. “Kalau dilihat gudang (penyimpanan logistik Pemilu) di Tarakan ini sudah sangat layak, setidaknya dari beberapa standar sudah memenuhi,” terangnya. (apc/and)

Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER